Desa Singa Gembara Maksimalkan Potensi Pertanian

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI TIMUR- Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, menunjukkan komitmen yang kuat dalam memastikan bantuan pertanian tepat sasaran.

Ia memverifikasi secara langsung kelompok tani (Poktan) yang mengajukan proposal bantuan. Dalam upayanya memastikan peruntukan bantuan yang tepat, Hamriani Kassa turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi persawahan di Desa Singa Gembara.

Dalam kunjungannya ke wilayah RT 33 Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa berhasil menemukan sekitar 2 hektar lahan persawahan dari total luas 6 hektar. Namun, dirinya terkejut mengetahui bahwa pengelolaan lahan masih belum maksimal akibat masalah kebutuhan air yang kurang memadai dan terbatasnya sistem drainase atau irigasi persawahan.

"Jadi belum lama ini, saya mendapat informasi dari penyuluh pertanian jika ada Poktan bagian persawahan  mengajukan proposal bantuan. Tapi sebelum itu saya harus memastikan kondisi lapangan betulkah ada persawahan  di Desa Singa Gembara atau sebaliknya sebelum bantuan itu diberikan," kata Hamriani kepada wartawan.

Menyadari pentingnya perbaikan dan pengadaan sistem irigasi, Hamriani Kassa telah memerintahkan staf dan bawahannya untuk menyusun rencana pembuatan irigasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Dengan adanya irigasi yang memadai, diharapkan potensi air di lokasi persawahan dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga masyarakat bisa mengelola lahan persawahan dengan lebih efisien.

"Saya sudah perintahkan staf saya untuk memasukkan rencana pembuatan irigasi ini dalam RPJMDes supaya kita bisa melihat potensi air di lokasi persawahan," ujarnya.

Adapun persawahan tersebut dikerjakan setahun sekali sebab merupakan sawah tadahan. Dan sejauh ini baru 5 kali pemanenan.

"Makanya ini menjadi perhatian serius saya, karena air fungsi utama untuk persahawan," tuturnya.

Hamriani Kassa juga memberikan dukungan terhadap proposal para petani di desa tersebut. Ia berkomitmen untuk memantau secara aktif aktivitas para petani dan bahkan tengah mencari bibit unggul padi yang akan dibagikan kepada petani dengan potensi untuk meningkatkan hasil panen.

"Sudah ada bibit tinggal proses pengirimannya. Sebelum diberikan ke masyarakat saya akan lakukan percobaan dulu, jika berhasil nantinya akan menjadi bibit padi untuk petani saya," kata Hamriani Kassa.

Dengan upaya yang gigih dari Kepala Desa Singa Gembara ini, diharapkan potensi pertanian dan hasil panen di desa tersebut dapat meningkat, mendorong kesejahteraan masyarakat, dan mendukung ketahanan pangan wilayah setempat. Selain itu, inisiatif Hamriani Kassa ini juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memaksimalkan potensi pertanian dan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.(nda)